Manfaatkan Kearifan Lokal, Kecamatan Tabang Hadirkan Produk Kerajinan Berbahan Dasar Daun Pandan

img

Stand UP2K Kecamatan Tabang pada acara HKG PKK ke 53 di Kecamatan Muara Badak. /pic:tanty

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Semangat pelestarian budaya dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadi sorotan, saat Kecamatan Tabang menampilkan berbagai produk berbasis kearifan lokal, dalam kegiatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-53 Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) yang digelar di Kecamatan Muara Badak pada tanggal 29 Mei - 01 Juni 2025 tadi.

 

Salah satu daya tarik utama dari stan Kecamatan Tabang adalah hasil kerajinan tangan berbahan dasar daun pandan yang di anyam menjadi berbagai produk menarik dan memiliki nilai ekonomis.

 

Anyaman ini merupakan karya ibu-ibu PKK desa yang tidak hanya menonjolkan keterampilan tangan, tetapi juga menjadi simbol dari pelestarian tradisi Dayak dan pemanfaatan sumber daya alam lokal secara berkelanjutan.

 

Hal tersebut diungkapkan Anja Astria Mareto selaku Ketua TP PKK Kecamatan Tabang saat diwawancarai disela-sela kegiatan HKG PKK.

 

“Produk anyaman pandan ini mencerminkan identitas dan kreativitas perempuan Tabang. Ini bukan hanya kerajinan, tapi bentuk nyata dari kearifan lokal yang terus kami hidupkan,” ujar Anja Sabtu (31/05/2025).

 

Adapun kerajinan anyaman berbahan dasar daun pandan yakni seperti tas, topi, keranjang kalung, songkok, tempat beras dan lainnya.

 

Selain kerajinan tangan, pada acara tersebut Kecamatan Tabang juga memamerkan produk unggulan padi gunung khas wilayah pegunungan.

 

“Kami punya produk beras lokal seperti beras burung, beras gunung, beras abu kecil, beras abu besar, dan beras ketan,” kata Anja.

 

Anja menegaskan bahwa dengan produk yang dimiliki kecamatan Tabang, tentunya menjadi bukti bahwa kekayaan hasil bumi diwilayahnya masih dijaga oleh pemerintah setempat dan masyarakatnya. 

 

Meski demikian, Anja mengaku pemasaran produk-produk tersebut masih terbatas. Sebab itu melalui pameran HKG, Ia berharap dapat menjadi pintu masuk untuk memperluas jaringan pasar dan memperkenalkan produk khas Tabang lebih luas.

 

Dirinya juga mengaku pada perhelatan acara tersebut, pihaknya turut melibatkan 19 desa di Kecamatan Tabang.

 

“Dengan keterlibatan seluruh desa diwilayah kami, ini juga sebagai bukti kuat kolaborasi dan semangat gotong royong masyarakat kami,” ungkapnya.

 

Lanjut Anja, ia mengaku seluruh pembangunan dan dekorasi stan Kecamatan Tabang dilakukan secara mandiri tanpa melibatkan jasa pihak ketiga.

 

“Jadi tidak hanya kerajinan bahkan semua dekor stan kami ini dikerjakan oleh tangan-tangan ibu PKK kami, dengan semangat kolektif dan rasa bangga pada daerahnya sendiri,” terangnya.

 

Dari pantauan poskotakaltimnews.com di lokasi langsung. Berbagai produk kreatif turut ditampilkan, seperti tempat tisu, tas pesta, tas bermotif Dayak.

 

Tidak hanya itu berbagai suvenir tempat beras semuanya dirancang dari bahan dasar daun pandan yang dikeringkan kemudian di anyam.

 

“Bahan-bahan produk kami mudah dijangkau, namun memiliki nilai seni dan ekonomi tinggi. Alhamdulillahnya stan Kecamatan Tabang ini berhasil masuk dalam nominasi enam besar stan terbaik,” tandasnya.

 

Tak hanya kreativitas, tantangan geografis juga menjadi cerita tersendiri dalam keikutsertaan Tabang. Anja menyebutkan sebagai kecamatan yang cukup jauh dari Muara Badak, persiapan membutuhkan koordinasi ekstra.

 

“Termasuk dengan perusahaan-perusahaan sekitar dan pemerintah desa. Meskipun dukungan materiil terbatas, sinergi kami tetap terbentuk,” terangnya

 

Terkait dengan pembinaan TP PKK diwilayahnya Anja yang juga bertugas sebagai ASN di Bappeda Kukar tetap memastikan jalannya koordinasi yang rutin dilakukan.

 

“Saya menjalin komunikasi rutin dengan 19 Ketua TP PKK desa agar arahan dari kabupaten bisa dijalankan seragam dan efektif,” jelasnya.

 

Dirinya juga berharap melalui pengalaman ini keterlibatan masyarakatnya pada ajang HKG PKK dapat membuka wawasan baru bagi para kader PKK di Tabang serta memperkuat semangat partisipasi aktif dalam pembangunan berbasis lokalitas.

 

Senada, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, mengapresiasi keterlibatan seluruh kecamatan, termasuk Tabang, dalam mempromosikan produk unggulan mereka.

 

Arianto menilai semangat para kader PKK dalam mempromosikan produknya patut mendapatkan apresiasi tinggi. Terlebih dengan ide, inovasi serta kreativitas yang dihasilkan bahkan hingga mampu menghasilkan sesuatu yang bernilai ekonomi.

“Kegiatan ini bukan hanya seremonial, tetapi bisa menjadi ruang strategis untuk memperkuat peran PKK dalam menggerakkan ekonomi lokal dan membumikan kearifan daerah,” tutup Arianto. (Adv/Tan)